Dua peserta kategori 15K dalam ajang Siksorogo Lawu Ultra 2025 ditemukan meninggal dunia saat mengikuti lomba pada Minggu (7/12/2025). Keduanya kolaps di dua titik berbeda dalam kondisi cuaca hujan lebat. Polisi menyebut salah satu peserta mengalami sesak napas, sementara satu lainnya pingsan dan tidak dapat diselamatkan meski telah mendapat pertolongan medis. Kematian mendadak pada perlombaan lari ekstrem kerap berkaitan dengan gangguan jantung. Menurut dokter sekaligus Ahli Ilmu Faal Olahraga Klinis, dr. Iwan Wahyu Utomo, AIFO.K, serangan jantung bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pelari yang rutin latihan.
“Jantung itu tidak bisa ngomong. Ia hanya memberi sinyal kalau sudah tidak kuat memompa, dan itu sering muncul dalam bentuk sesak, napas menggeh-menggeh (terengah-engah), atau dada terasa tertekan,” ujarnya saat diwawancarai Kompas.com, Senin (8/12/2025).
2 Pelari Siksorogo Lawu Ultra Diduga Alami Serangan Jantung, Ini Kata Dokter
Admin RBTV
|
Advertisement
Ad Space: 300×250
Lainnya
Teknologi
Testing 1 on server side
1 month ago
Ekonomi
PT PII Berikan Penjaminan ke 55 Proyek Senilai Rp 112 Triliun
6 months ago
Ekonomi
HSBC: 53 Persen Perusahaan Anggap Ada Peluang di Balik Perang Dagang
6 months ago
Ekonomi
PERTUMBUHAN EKONOMI MANDIRI
6 months ago
Ekonomi
Perusahaan Swasta di Bali Pesan 3 Unit Pesawat N219 Buatan PTDI
6 months ago
Ekonomi
Data PLN Ungkap Listrik di 1.234 Desa di Aceh Masih Padam
6 months ago
Ekonomi
Konsekuensi Melemahnya Daya Beli
6 months ago
Ekonomi
Seperti Apa Kesiapan Jalur Kereta Menjelang Natal
6 months ago
Ekonomi
Insinyur Kimia Jadi Bankir Kelas Dunia
6 months ago