MANDIRI Sekuritas memproyeksikan ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,2 persen pada 2026. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi pada tahun ini diprediksi berada pada level 5,0 persen.
PERTUMBUHAN EKONOMI MANDIRI
Chief Economist Mandiri Sekuritas Rangga Cipta memproyeksikan momentum pertumbuhan membaik tahun depan.“Momentum pertumbuhan akan terus membaik pada tahun 2026 dengan kebijakan fiskal yang lebih ekspansif,” kata Chief Economist Mandiri Sekuritas Rangga Cipta dalam keterangan resmi pada Selasa, 9 Desember 2025.
Mandiri Sekuritas juga memprediksi defisit fiskal pada 2026 akan melebar menjadi 2,8 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini lebih tinggi dari target pemerintah dalam Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, yaitu sebesar 2,68 persen.
Kemudian, nilai tukar rupiah diprediksi berada di level Rp 16.800 per dolar Amerika Serikat. Dengan demikian, rupiah diperkirakan terdepresiasi 1,8 persen dari perkiraan tahun ini yang berada pada level Rp 16.500 per dolar AS. “Tekanan dari defisit transaksi berjalan yang lebih lebar dan siklus penurunan suku bunga The Fed yang lebih dangkal kemungkinan akan membatasi pelemahan dolar,” ucap Rangga.
Dalam UU APBN 2026, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2026 sebesar 5,4 persen. Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini ekonomi Indonesia bisa tumbuh hingga 6 persen pada 2026.
Baca Juga
Testing 1 on server side
"Saya perkirakan akan tumbuh lebih cepat lagi, mungkin di kisaran enam persen," katanya di Jakarta pada Ahad, 16 November 2025, seperti dikutip dari Antara. Keyakinan tersebut, kata Purbaya, di antaranya karena pemerintah telah menjalankan sejumlah kebijakan yang mampu mendorong kemajuan ekonomi.
Lainnya
Testing 1 on server side
PT PII Berikan Penjaminan ke 55 Proyek Senilai Rp 112 Triliun
HSBC: 53 Persen Perusahaan Anggap Ada Peluang di Balik Perang Dagang
Perusahaan Swasta di Bali Pesan 3 Unit Pesawat N219 Buatan PTDI
Data PLN Ungkap Listrik di 1.234 Desa di Aceh Masih Padam
Konsekuensi Melemahnya Daya Beli
Seperti Apa Kesiapan Jalur Kereta Menjelang Natal
Insinyur Kimia Jadi Bankir Kelas Dunia